Pergi menyendiri, menenangkan diri sejenak terpaksa Jason lakukan untuk menjernihkan pikiran serta meredam rasa sakit dihatinya. Ucapan Helena yang begitu menyakitkan masih terngiang jelas dipikirannya. Pria tampan itu tampak begitu kacau, wajahnya sangat kusut, tertekan dan sangat-sangat terpuruk akibat perkataan wanita yang begitu ia cintai. Jason sudah menekan perasaannya, menyiapkan hatinya untuk semua ini, ia sudah sadar diri sejak lama, tapi tetap saja rasanya sungguh sakit ketika menerima kenyataan bahwa wanita yang kita cintai tak pernah menaruh perasaan yang sama kepada kita. Apakah jika Jason membuka jati diri yang sebenarnya, maka semuanya tak akan sama jadinya? Apakah Helena akan benar-benar mencintainya? "Sial!" Umpatnya seraya mengusap wajah dengan kasar. "Jason!" Suara

