Sudah 15 menit Bimo berdiri di depan cermin, memastikan bahwa penampilannya tidak buruk. Dengan kaus lengan panjang turtle neck warna coklat muda, celana jeans, dan paduan mantel coklat tua, Bimo tersenyum pada pantulan dirinya, menyemangati dirinya sendiri. Sebuah pesan semangat dari Reno membuatnya terkekeh. Bimo tidak heran bagaimana pria itu bisa tahu rencananya hari ini, dia pasti sudah menelepon Wulan. Lima belas menit menyetir, membelah kota Paris di pagi hari, Bimo sudah sampai di depan bangunan apartemen Wulan. Tak terlalu ramai, karena orang-orang Paris lebih memilih menggunakan metro untuk aktivitas mereka. Tak berapa lama, Wulan sudah duduk di kursi penumpang, tersenyum. Itu adalah senyum paling indah yang pernah Wulan berikan untuk Bimo. Membuat kedua mata Bimo mengerjap

