"Sophia tunggu aku!" Seorang anak kecil dengan rambut panjang dikepang dua berteriak dari dalam sebuah ruang kelas yang di pintunya melekat sebuah plakat bertuliskan angka tiga. Anak itu duduk gelisah. Perhatiannya terpecah antara menyimak soal yang diucapkan gurunya dan pemandangan di luar kelas dimana teman sebangkunya yang ia teriaki itu sudah berada di samping penjual es krim keliling yang biasa mangkal di halaman sekolah setiap jam istirahat dan perpulangan. "Maria! Kalau kamu mau cepat pulang, perhatikan soal yang ibu berikan dan jawab dengan benar!" Tegur seorang wanita muda yang berdiri di depan kelas sambil mengelus perutnya yang nampak membuncit. "Ba..baik, Bu Guru." Anak kecil yang dipanggil Maria itu menegakkan duduknya dan melipat tangannya di atas meja. Setelah beberapa

