CHAPTER 36

1769 Kata

Penuturan Sophia tak pelak membuat semua yang hadir di ruang konferensi itu merasa iba dengan gadis itu. Bahkan Farida langsung sibuk menyeka air matanya sejak Sophia mulai bicara. Ia yang selama ini selalu berusaha kuat dan tak pernah menumpahkan air mata di depan gadis itu, entah kenapa akhir-akhir ini begitu mudah menangis jika hal itu berhubungan dengan sang putri. Sedangkan apa yang disampaikan Bara selanjutnya juga cukup membuat mereka terkejut. Sebagian dari mereka mungkin berpendapat bahwa apa yang disampaikannya itu adalah salah satu solusi terbaik dan paling relevan dengan kasus itu. Sementara bagi sebagian yang lain mungkin hal itu masih perlu dipertanyakan lagi terkait kesungguhan Bara dan usia mereka yang dirasa belum cukup untuk menjalani sebuah pernikahan. "Me.. menikah?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN