Chapter 14. Cemburu

1344 Kata

'Sial!' Dimas memanggil Alle di saat yang tidak tepat. Berpura-pura tidak mendengar adalah pilihan yang bagus bagi Alle, lalu kabur kemudian. "Selamat siang, Pak Dimas," sapaan ramah Reina, menggelitik telinga pria yang berada tepat di sampingnya. Wanita itu tersenyum seramah mentari pagi. Garis lengkuk yang bahkan tak pernah didapat oleh Alle selama dia berada dalam huniannya. Alle menunda langkah. Menatap tajam wanita di sampingnya lewat sudut mata. 'Dia berani menciumku tanpa pernah tersenyum semanis itu. Hah, Macan Betina.' Alle melempar senyum sinis, lalu kembali melanjutkan gerak kakinya yang sempat terhenti. "Oh, Reina. Kamu membawa laporan pajak yang kapan hari aku minta?" Dimas seramah biasanya. Namun kali ini, dia sedikit menggoda. Akan mengasyikkan bagi Dimas untuk sediki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN