Bab 26. Tentang Anik

828 Kata

“Kakek Danika adalah sahabat dari salah satu dewan penasihat yayasan panti asuhan ini,” ujar Tyas menjelaskan dengan cepat. “Oh, begitu.” “Kami tidak ingin berbantah, dan kami masih sanggup mengurus anak itu. Lalu dia tumbuh dengan sangat baik, cantik, pintar dan berprestasi … sangat wajar dia yang akhirnya disukai pengusaha kaya raya, dan … dia mengaku tidak mengincar harta. Danika sungguh memiliki hati yang mulia, Pak Seno.” “Ya.” Seno mengangguk membenarkan. “Danika menikah dengan pak Ronan di sini,” ujar Tyas. Seno terperangah. “Oh.” “Pernikahan yang sederhana dan hikmad, dan mereka yang saling mencintai. Danika menolak keras harta atau apapun yang ingin almarhum berikan, dia ingin bebas mencintai.” Seno menelan ludahnya kelu, dan napasnya seolah tertahan. “Satu yang membuat s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN