. “Sebaiknya kita juga bersiap, Nav!” seru Xatho. Lelaki Vocksar itu sudah menendang perut kudanya sambil berteriak pergi. Dia berputar untuk bergabung dengan barisan Vocksar yang berada di sisi kanan. Sementara Naviza, masih diam di posisinya. Dia menoleh ke belakang, semua orang mulai ribut. Lolongan dan teriakan yang sangat b*******h bersahut-sahutan semakin liar. Mereka mengangkat senjata masing-masing di atas kepala dengan tubuh yang sudah condong ke depan, tidak sabar untuk segera berlari menyerang para Zakaffa yang panik dibubarkan ledakan. Namun, belum juga ada haluan untuk mengizinkan mereka maju. Naviza menggeser netranya lebih ke kiri, di barisan depan, para pimpinan barisan masih tegak menunggu. Rheno berada sejajar dengan Jouska namun jarak mereka sebenarnya sangat jauh. K

