Cindy terdiam menunggu kelanjutan kalimat yang akan diutarakan Ayman. Sedangkan tangan Ayman memeluk erat tubuhnya dan mengelus lembut perutnya sehingga membuatnya geli. "Tapi apa?" tanya Cindy pelan dan penasaran karena Ayman masih diam dan justru terdengar deru nafasnya yang teratur. "Rese! Malah ditinggal tidur!" gumam Cindy kecewa dan menghela nafas lelahnya. "Aku gak tidur cuma lagi mikir sesuatu!" sahut Ayman tiba-tiba membuat Cindy terhenyak. "Kebanyakan mikir! Lama-lama ubanan rambutku!" seru Cindy kesal menghadapi Ayman yang seperti tarik ulur. "Kita nikah saja, yuk!" 'Degg' Jantung Cindy tiba-tiba lari marathon, matanya melotot, dan lupa berkedip. Tubuhnya menegang mendengar kalimat sakti Ayman barusan. Mengerjap beberapa kali, Cindy berbalik, dan menghadap Ayman yang mena

