bc

IMAMKU PAK KUTUB

book_age16+
5.9K
IKUTI
35.4K
BACA
comedy
sweet
humorous
like
intro-logo
Uraian

"Ma... Nikahkan aku saat udah lulus kuliah ini! ya, ya, ya"

Umurnya baru 22 tahun tapi entah kenapa dia udah ngebet banget nikah. Tapi takdir menjawabnya, dia beneran nikah tetapi Pria yang menjadi suaminya itu Dinginnya Nauzubillah.

DINGIN. Satu sifat seseorang yang susah banget diajak berbicara apalagi bercanda.

Bisakah dia mengubah Suami Dinginnya menjadi hangat?

Kita tunggu saja kisahnya. Hanya cerita ini yang mampu menjawabnya.

chap-preview
Pratinjau gratis
PROLOG
“MA AYO! Nikahkan Aku saat nanti Aku sudah lulus kuliah ini! Ya-ya-ya,” Pintaku pada wanita yang sekarang lagi menaman bunga dibelakang rumah. Ternyata permintaanku itu diwujudkan nyata oleh Amma-ku. Diusia dua puluh dua tahun lebih empat bulan dan baru empat jam yang lalu aku benar – benar menyandang gelar istri seorang Pilot disalah satu maskapai penerbangan terkenal di Indonesia. Zafar Deryanto Sanjaya, lelaki yang telah menjadi suami ku, suami yang telah aku minta dari Amma-ku. Lucu memang jika aku meminta suami dari Amma-ku, tapi selain dia apa yang ada yang mau mencarikan aku suami? Salahkan saja mbak Hana yang menikah diusia yang baru 21 tahun. Dia menikah sama dokter spesialis kulit yang pasti bisa membuat kulit mbak Hana mulus terus. Tapi suamiku malah melenceng jauh, Suamiku adalah seorang pria yang berkerja mengendarai burung besi. Bukannya kulit mulus tapi malah mabuk udara gara-gara bepergian terus menggunakan pesawat yang dia kendarai. Aku lagi duduk ditepi ranjang menunggu suamiku yang lagi mengganti pakaian. Kita tadi sudah melakukan sholat sunnah setelah menikah setelah acara Ijab Kabul di rumahku. Kita juga sudah makan malam bersama sebagai adat budaya negara kelahiran Appa. Kami akan mengadakan acara resepsi tapi nanti saat pernikahan kami berusia tiga hari. Ini Mas Zafar sendiri yang meminta. “Karin, bolehkah saya tidur di sofa saja? Kalau memang kamu belum terbiasa adanya saya disini,” Tiba-tiba suara ngebas dari arah pintu kamar mandi terdengar di indra pendengaranku. Dia suamiku, agak malu juga kalau harus menyebut dia sebagai suamiku. Tapi memang inilah kenyataannya. Wajahnya sih cukup tampan bahkan bisa dibilang sangat tampan bagi seorang Pilot seperti dia ini. “Eng—eng—eggak usah Mas!! Mas tidur disini saja sama aku!” Ucapku gugup. Jika didengar lebih dalam akan terasa jika aku mengajaknya tidur dalan arti yang lain. Ih malunya aku. “Baiklah,” Ucapnya kemudian beranjak naik keatas ranjang. Dia langsung menyibakkan selimut dan memulai masuk kedalamnya. Apa gak ada adegan ehem-ehem seperti kata Uyi? Dia sepertinya tahu kalau aku belum ikut tidur disamping nya, “Tidurlah! Saya tahu kamu juga capek seharian ini.” Dia berucap tapi matanya sudah terpejam. Akupun bingung harus gimana, disisi lain aku belum siap buat melakukan hal yan pasangan suami istri pada malam pertama, tapi disisi lain aku gak mau berdosa kepada suami, karena bagaimanapun itu adalah hak dia. “Mas..,” Panggil ku pelan “Saya akan tunggu sampai kamu siap. Sekarang tidurlah!” Ucapnya lagi. Aku pun pasrah dan ikut berbaring disamping nya. Ini pertama kali bagiku tidur dengan lawan jenis ku kecuali Appa, Oppa, dan adik laki-lakiku. “Selamat malam Mas,” Ucapku lalu memejamkan mata. Tapi Mas Zafar Cuma membalas ucapanku dengan dendeman bassnya. Beginilah kalau menikah dengan seorang yang mempunyai sifat dingin, jadi Mas Zafar udah kayak kulkas berjalan.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.9K
bc

TERNODA

read
199.1K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.0K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.2K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
66.1K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook