“Eughhhhh” Sakit sekali otot-ototku jika bangun tidur, mungkin efek kecapean semalam. Jangan mengira aku melakukan malam pertama dengan misua dinginku, jika kalian berpikir seperti itu berati kalian salah besar. Badanku sakit karena cape berdiri seharian kemarin saat acara resepsi. Jika tamu undangan tidak membeludak seperti kemarin mungkin badanku tidak terlalu cape. Bingung juga kalau dipikir-pikir. Kan yang punya acara aku dan Mas Zafar, tapi tamu kami tidak seberapa, sedangkan tamu para orang tua yang lebih mendominasi. Aku mengucek mata pelan lalu melihat kesamping tempat yang tadi malam misuaku tidur sudah tidak ada penghuni nya. Tapi suara gemercik air terdengar jelas di telingaku. Aku memutuskan untuk mengambil perlengkapan solat ku dan Mas Zafar. Aku yakin Mas Zafar juga belum

