"Eghhh... " Aku mencoba mengumpulkan kesadaranku yang sedang nyasar. Ehh tunggu bentar... Aku melihat ke perutku karna aku merasa ada beban yang cukup berat. Ternyata--- "KYAAAA!!" Aku berteriak sangat kencang lalu melepaskan secara paksa tangan yang berada diatasnya. Jujur aku sangat kaget tiba-tiba ada tangan yang melingkar diatas perutku. Yang punya tangan langsung terkejut saat mendengar teriakanku yang sangat mengelegar itu. "Ada apa? Kenapa kamu berteriak seperti tadi?" Tanya nya dengan muka bantal. Imut Sekali. Aku langsung menggeleng-gelengkan untuk membuang pikiran aneh yang datang ke otakku. "Ken-kenapa Mas Zafar ada disini? Dan kenapa juga Mas Zafar sampai berani-beraninya meluk aku?" Tanyaku memberikan tatapan membunuh untuknya. Dia mengerutkan alis seolah sedang bing

