JANJIMU

922 Kata

"Saya mau ke kamar dulu," Ujar Mas Zafar sesaat setelah menghabiskan air putih dinginnya. Aku mengangguk lalu mengambil gelas yang dipakainya untuk dicuci terlebih dahulu. Setelah beres aku mengikuti Mas Zafar untuk masuk ke kamar, toh ini udah jam sembilan malam lebih, sudah saatnya jam tidur. Ceklek Pertama kali yang aku lihat saat pintu terbuka ialah Mas Zafar yang berbaring dengan kepala yang dia sandarkan di kepala ranjang sambil bermain tab-nya. Aku menutup pintu lalu memasuki kamar mandi dulu sebelum naik keatas ranjang. Aku belum keluar karena aku harus berdiskusi dengan pikiranku sendiri, tapi tak berselang lama aku keluar lalu menghampiri Mas Zafar. Sudah berada di atas ranjang dengan Mas Zafar, tiba-tiba aku tidak bisa memejamkan mata malah ke pikiran sesuatu. Ah itu dia.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN