Seperti yang Maya pikirkan sebelumnya, seluruh kantor menjadi heboh. Maya hanya ingin menemui kepala departemen di lantai bawah, namun harus mendapat pandangan ingin tahu dari semua karyawan di sana dan juga keributan. Tidak hanya itu, karyawan yang mengenal Maya tidak bisa menghentikan dirinya untuk bertanya. “May, tentang kau yang bertunangan dengan Pak Vincent itu benar?” “Errr itu…” “Mbak Maya mampir kemari?” Belum sempat menjawab, ada orang lain yang menyapa Maya, dan itu adalah Ella, adiknya Zayn yang berada di departemennya. “Ella.” Maya menyapanya. “Rupanya Mbak Maya masih mengingat Ella.” Ella memberikan cengengesannya yang unik membuat Maya ikut tertawa kecil. “Ella, jangan ganggu!” Wanita sebelumnya berseru. “Jadi, itu benar May? Kau memang sudah berpacaran dengan Pak Vin

