“Jadi kamu berkata ialah salahku karena telah mengganggumu? Aku hanya ingin bertemu Vincent. Apa itu susah?” “Kenapa Anda ingin bertemu dengan tunangan saya?” “Oh ya ampun, berhentilah mengatakan itu!” Sandara benar-benar ingin mencakar wajah dan mulut Maya saat ini juga. Bukannya mendengarkan Sandara, Maya kembali mengulangi panggilannya. “Tunangan saya, Vincent, tidak ingin bertemu dengan Anda. Dia menyuruh saya untuk turun kemari untuk menangani Anda yang bertingkah di kantor Adinata tempat kami bekerja. Seharusnya Anda sudah tahu tentang pertunangan kami dan berhentilah mengganggu hubungan kami. Tolong pahami niat tunangan saya yang tidak ingin bertemu dengan Anda. Dia tidak akan meilirik Anda apalagi tergoda dengan Anda. Dia hanya ingin Anda tidak mengganggunya. Kenapa Anda masih s

