LEVEL 14

2608 Kata

Irene menguap lebar, baru saja dia bangun dari tidur lelapnya. Dia termenung merasa heran dengan keadaannya saat ini. Seingatnya, semalam dia tidur sambil berpelukan dengan Reiki dalam posisi duduk. Tapi ketika bangun barusan, dia tertidur dalam keadaan terentang.  Cepat-cepat dia memeriksa tubuhnya. Dia hembuskan napas lega ketika mendapati pakaiannya masih melekat sempurna. Jaket milik Reiki masih membungkus tubuh bagian atasnya serta celana selututnya yang juga masih melekat di tubuh bagian bewahnya.  “Ren, lo pasti laper ya?” Irene menoleh ke arah sumber suara. Dilihatnya sosok Reiki sedang berdiri di mulut gua, sepertinya pria itu baru saja pergi ke suatu tempat. Irene mengangguk kecil, dia tak mengelak bahwa perutnya mulai meraung-raung minta diisi.  “Ya udah, gue nyari makanan du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN