LEVEL 35

2502 Kata

Irene mengerjapkan kedua matanya berulang kali. Meringis saat cahaya lampu tepat mengenai iris matanya. Awalnya hendak bangun namun terhenti saat merasakan sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya. Cepat-cepat Irene menoleh ke arah samping, rona merah muncul di pipinya dikala melihat sosok Reiki tengah tertidur lelap disana.  Irene menutup wajahnya dengan kedua tangan, tersenyum sendiri saat ingatan kegiatannya bersama Reiki semalam kembali terngiang di kepalanya.  Bagaimana jemari pria itu menyentuh setiap inchi tubuhnya, sikap agresif dan liarnya, kekasarannya namun tetap mempedulikan keadaan Irene. Ketika Reiki berulang kali menanyakan kondisi Irene saat mereka b******a, dan dikala pria itu memilih berhenti saat melihat Irene meringis kesakitan, tak ayal membuat Irene merona sendir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN