LEVEL 41

2896 Kata

Kedua matanya tak henti membulat dengan mulut yang tak hentinya menganga sejak Irene memasuki dunia GHO. Dia takjub dengan keindahan dunia itu, sangat jauh berbeda dengan keadaan dunia nyata yang sudah dipenuhi gedung-gedung pencakar langit, nyatanya di dunia itu bangunannya tampak klasik dan tak membuat Irene bosan menatapnya.  Jika di dunia nyata udara sudah dipenuhi dengan polusi dan sudah sangat jarang ditemui pohon-pohon tinggi serta rumput hijau di tengah-tengah kota, tidak demikian dengan di dunia ini. Dunia yang sedang didatanginya itu masih sangat asri. Pepohonan, berbagai tanaman, bunga dan rumput hijau masih membentang luas dimana-mana.  Seperti saat ini, Irene tengah berjalan seorang diri. Dia tinggalkan tempat dimana dirinya mendarat di dunia ini. Tak ada lagi orang-orang ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN