LEVEL 32

2988 Kata

  “Ayo turun,” ajak Reiki yang tanpa Irene sadari sudah membukakan pintu mobil untuknya. Irene tanpa ragu menggelengkan kepalanya.  “Gak mau, kok lo ngajakin gue ke sini sih? Padahal udah tahu b******n itu pasti ada di dalam.” “Justru karena dia ada di dalam makanya gue bawa lo ke sini.” “Maksudnya?” “Udah, lo turun aja.” “Gak mau,” tolak Irene. “Lo gak percaya sama gue?” Irene terdiam, ragu-ragu dia menoleh ke arah Reiki yang masih berdiri seraya bersandar pada pintu mobil, masih setia menunggu Irene turun dari mobil. “P-Percaya kok,” jawabnya terbata-bata. “Ya udah, ayo turun. Ikut gue.”  Irene menghela napas panjang, dengan terpaksa dia pun bergerak turun dari mobil. Dia ikuti langkah Reiki yang berjalan di depannya.  Di dalam gedung itu, dirinya menjadi pusat perhatian dan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN