Bab 28

1090 Kata

Mereka berdua melihat siapa lelaki itu dari postur tubuhnya saja sudah ditebak kalau lelaki itu adalah sahabat Vino dan juga matan kembarannya Aira, siapa lagi kalau bukan Gavin. "Itu Gavin kan?" Aira menatap kepergian Gavin dari kejauhan. "Dia adalah orang yang merebut perempuan yang saya cintai, apalagi saat Aina sudah menjadi milik saya dan dia tidak terima lalu mencoba membunuh.Dia kejam bukan?" Aira terdiam, jadi selama ini Vino sudah lama bersama Aina tanpa Aira mengetahuinya. "Sudah jangan dipikirkan, mungkin dia hanya perlu waktu untuk move on." Mereka berdua pergi dari restoran. Di perjalanan, Vino dan Aira sibuk dengan pikiran masing-masing. Aira masih belum terima bahwa Vino menjadi kekasih kakaknya, jika tuhan sudah berkehendak maka Aira harus merelakannya. "Toh juga, or

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN