Berwisata ke puncak sangatlah menyenangkan, cuacanya sangat mendukung apalagi di sana banyak ditanami perkebunan teh. Aira sangat menyukainya. "Pemandangannya indah sekali. Makasih Vin udah ngajakin aku kesini." Pandangan mata Aira kesana-kemari melihat tanaman hijau yang bisa dijadikan teh. "Harusnya saya yang berterima kasih, kamu mau di ajakin kesini. Aina saja tidak mau, dia lebih memilih pergi ke mall dibandingkan ke luar." Sebenarnya dia ingin mengajak Aina pergi keluar tapi karena anaknya suka di dalam ruangan dia hanya mengikuti gadis itu saja beda dengan Aira yang sangat suka alam luar. "Kak Aina memang orangnya suka shopping, kamu harus bisa memahaminya." Vino terdiam, dia tau semua tentang Aina dan bagaimanapun itu adalah pasangan hidupnya. Ayahnya menceritakan tentang Ai

