Bab 30

1035 Kata

Aina tau ini begitu cepat apalagi saat ayahnya sangat kekah sekali ingin menjodohkan anaknya sampai kapanpun keinginan sang ayah tidak bisa di tolak, jika dia tolak ayahnya tidak akan menganggapnya sebagai anaknya lagi, kejam sekali bukan. Tapi itu bukanlah candaan, melainkan keseriusan. "Kak Aina!!" Panggil kembarannya itu dari balik pintu kamar menggedor pintu tapi tidak ada sahutan. Sampai akhirnya Aira membuka pintu itu dengan keras. "Astaga." Kaget Aina saat melihat adiknya itu masuk dengan tatapan tajamnya. "Kamu ngapain disini?" Tanya Aina melihat adiknya yang sedang berdengus kesal. "Dari tadi aku manggil kakak gak jawab!!" Nadanya mulai meninggi, Aina tau kembarannya seperti ini karena datang bulan. "Iya maaf." Aina tau dia salah harusnya dia menjawabnya saat Aira memanggil

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN