Di dalam kotak itu berisi syal berwarna biru muda dan sepucuk surat. Gadis itu menatap langit-langit kamarnya tersenyum bahagia, ia sempat teringat saat di taman dimana ia bertemu dengan lelaki itu dan membuatnya gugup saat berada di dekatnya. "Ternyata syal yang selama ini aku cari ada di Vino." Aira memasang syal itu di bagian lehernya dan melihat ke arah cermin, dia teringat saat ia berlari, syalnya terjatuh dan keyika itulah Vino mengambilnya. # Keesokan paginya keluarganya berkumpul terkecuali bunda yang berada di Korea Selatan. Semuanya tampak bahagia, terkecuali Aina yang murung memikirkan sesuatu tapi ia tetap tersenyum didepan mereka. "Ayah sudah memasukkan kalian ke Universitas Gradama dan fasilitasnya juga sangat lengkap." Ayahnya melihat kedua putrinya seperti tidak ada sem

