Waktu berlalu tak bisa menunggu. Tanpa terasa enam bulan sudah mereka menikah. Thalia tidak lagi bekerja di kantor Alfaraz dan harus membayar biaya yang telah dikeluarkan oleh kantor dua kali lipat. Al memelas tidak ikhlas saat ia mengajukan surat pengunduran diri. Ia terpaksa melepas pekerjaannya sejak suaminya mentransfer kelas malamnya ke kelas reguler dan menjanjikan ia bisa bekerja lagi setelah wisuda. Hari-harinya dihabiskan dengan belajar di kampus. Sesekali ia menerima pekerjaan paruh waktu dari Alfaraz bila pria itu kepepet membutuhkan bantuannya. Costa juga memanjakannya. Ia tidak diberi kesempatan membersihkan apartemen, melainkan menyewa tukang bersih-bersih setiap hari. Ia hanya dibolehkan memasak dan ia menyambutnya dengan senang hati. Setiap akhir minggu, mereka menginap d

