35. Heart of Steel

3319 Kata

Thalia memaksa dirinya tetap tenang. Kepalanya tegak terangkat. Ia melemaskan otot-ototnya sehingga lebih rileks. Toh, sebelum datang ke sana, ia sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk. Kejadian seperti itu belum seberapa dibandingkan dengan apa yang ia bayangkan sebelumnya. Drama antara dua wanita yang disebut calon mertua dan calon menantu masih jauh lebih buruk dari itu. Hah, kau percaya diri sekali! Costa menganggukkan kepala bukan tanpa alasan atau sekadar menuruti perintah ibunya. Ada perkara lebih penting yang harus ia selesaikan dengan Salsa, sebelum Salsa semakin leluasa mengobrak-abrik ketenangan keluarganya. Ia berjalan mendekati Thalia. Gadis itu menantang matanya dengan tegar. Namun, gurat kesedihan dan putus asa tidak mampu dia sembunyikan. Jemarinya mengusap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN