Felix berdiri sambil berdiam diri dan memandang iba ke arah laki-laki yang ia kenal baik, serta begitu patuh terhadap sang mama. Bahkan, pak Rudi sering sekali membawa uang dan perhiasan milik mama, tanpa pengawalan ketat dari siapa pun. Ia tahu betul, bagaimana mamanya begitu percaya dan peduli terhadap pak Rudi, serta keluarganya. Begitu pun sebaliknya dan hal itulah yang menjadikan pak Rudi sebagai orang kepercayaan sang mama. Sejak kematian mamanya, sosok pak Rudi tidak pernah terlihat sekali pun. Ia bagai hilang ditelan bumi. Bahkan ia tidak mengantar jasad sang mama ke tempat peristirahatan terakhir. "Aden ... ." Pak Rudi memanggil sekali lagi, bersama suara isak tangis dalam dan ia terdengar begitu hancur, bahkan remuk. "Bapak masih mengingatku?" tanya Felix dengan mata berkaca-

