Seperti yang Ira katakan kemarin, hari ini Aldo akan menjemput Rara di apartemen. Apalagi jika bukan makan malam. Namanya saja makan malam, tapi dirinya malah dijemput sebelum jam makan siang. Mendengar bel apartemennya berbunyi, Rara menghentikan kegiatannya mencuci pakaian. Tanpa perlu dia melihat siapa pelakunya yang terus menerus memencet bel, Rara tahu siapa itu. "Bisa ngga sih Kak belnya jangan dimainin," omel Rara yang tidak dianggap sama sekali oleh Aldo. Pria itu memilih masuk begitu saja. Dan membiarkan Rara mengomel. Aldo mencari keberadaan putranya. Tapi tidak dia dapati. "Nyari Nalen? Dia di kamar," begitu melihat Aldo melangkah ke dalam kamarnya, Rara menarik tangan Aldo. "Nalen baru tidur. Dia dari semalem ngga enak badan, jadi tolong jangan digangguin ya," bukan dia m

