Bagian 31

1756 Kata

"Lu turun duluan aja. Biar Nalen nanti sama gue," ucap Dika selesai memarkirkan mobilnya di parkiran khusus yang memang sengaja Rara buat untuk dirinya ataupun orang terdekatnya. Rara menganggukkan kepalanya, menggendong sling bag yang dia bawa lalu keluar dari mobil lebih dulu. "Selamat pagi Mbak Rara," sapa Lala salah satu pegawai Rara. Jika dulu Rara tidak mau dipanggil mbak semasa SMA, berbeda dengan sekarang. Sekarang di kafenya sudah banyak pekerja baru yang memang umurnya dibawahnya. Jadi tidak apa-apa bagi Rara memanggil dirinya dengan sebutan mbak. "Pagi La, pak Daninya udah dateng?" "Sudah Mbak, baru saja ke ruangannya." Rara melangkah menuju ruangan Dani. Tapi sebelum memijaki tangga yang menuju ruangan Dani, Rara menyempatkan diri untuk mampir ke dapur. Melihat seorang p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN