Hari senin, hari yang kebanyakan orang tidak suka. Setelah akhir pekan, terbitlah hari ini. Tapi hal itu tidak terjadi di Rara. Mau hari apapun, bagi Rara sama saja tidak ada yang berbeda. Dirinya bekerja dari rumah, dan itu dia kerjakan kapanpun dia ada waktu luang. Selebihnya hanya dia habiskan untuk putranya dan kebahagiaannya. Selesai memasak sarapan, Rara kembali masuk ke dalam kamar. Dia membuka ponselnya yang tengah dia isi daya. Ternyata waktu yang dia gunakan untuk memasak sarapan kurang lebih satu jam. Padahal Rara tidak biasa memasak, ini karena permintaan seseorang yang harus dia turuti. "Assalamu'alaikum." Kan, benar saja. Baru saja dia bicarakan, sudah datang orangnya. "Wa'alaikumsalam, pagi banget datengnya?" Rara menatap jam yang ada di dinding ruang tamu. Waktu masih

