Bagian 38

1303 Kata

"Serius Dik?" tanya Andi menatap Dika tidak percaya. Bukannya dia tidak mempercayai Dika, hanya saja mengingat bagaimana Dika ketika Rara menceritakan, dia sedikit kurang percaya. "Ck," Dika berdecak kesal, "Serius Bang. Demi Allah, gue ngga boong." "Kalo misal ternyata itu dari pihak apartemennya gimana?" tanya Andi balik. Dika menatap Andi dengan wajah seriusnya, "Rara tinggal di situ bukan sehari dua hari Bang. Gue udah hafal siapa aja orang apartemen sekitar situ. Bahkan pemiliknya aja gue kenal." Andi diam, memikirkan laporan dari Dika tadi. *Flashback On* "Gaes, lu pada duluan aja ya. Ada yang ketinggalan di dalem apart," ucap Dika begitu mereka sudah ada di dalam mobil. Rara menatap Dika dengan kernyitan di dahinya, "Barang? Atau apa Dik yang ketinggalan?" "Hp gue," ucap D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN