Part 38

1109 Kata

"Elang, Apa kabar?" Giska tersenyum canggung, ia mengaruk tengkuk nya yang tak gatal. Malu, di pergoki sedang berpelukan di makam seperti ini. Elang mengangguk pelan. "Lo gimana? Udah baikan?" tanya Elang balik. "Udah, lo di sini lagi ngunjungin makam Erina yah?" Giska tersenyum kecil, membuat pria di sebelahnya menghela nafas berkali-kali. Sabar... "Iya, sekalian lewat." Elang melangkah maju, lalu ia mengangkat dagu Giska dengan telunjuknya hingga wajah keduanya berhadapan. Matanya menatap Giska intens membuat gadis itu menelan ludahnya gugup. "Udah mendingan," ujar Elang membuat Giska bingung. "Apanya?" "Luka di muka lo," jawabnya. Elang memang belum pernah bertemu Giska lagi setelah kejadian di Apartemen itu, tentu saja karna Andra yang melarang semua orang bergender laki-lak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN