Tolong Beri Kesempatan

1907 Kata

Sella sudah menunggu Adel sejak sore di depan kosannya, begitu banyak hal yang ada di kepalanya saat ini membuat kepalanya hampir pecah. Perasaannya pun tidak karuan apalagi setelah Ayahnya berusaha untuk mecelakai sang anak. Berdiri menopang pada mobil sedan putih miliknya, Sella gelisah.  Adel muncul tepat pukul sepuluh malam. Dari kejauhan dia bisa melihat Sella yang menundukkan kepala menunggunya datang. Membuatnya ingin menghindar dan pergi, tapi dia tidak punya tempat lain untuk didatangi. Dan dia juga tetap akan menghadapi kenyataan ini dimanapun dirinya berada. Sella yang kemudian melihat Adel berjalan langsung menghampirinya "Del," Sapa Sella dengan wajah cemas. "Mau ngapain lagi ibu kesini?" Tanya Adel ketus. “Kamu nggak papa kan? Apa yang dikatakan Papah saya?” “Berhenti be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN