Antara sadar dan tidak sadar, antara percaya dan tidak percaya. Gue masih tidak bisa menerima ini sebagai kenyataan. Semuanya terjadi begitu cepat tanpa gue sadari. Seolah-olah alam ini mengutuk gue. Apa ini yang dinamakan karma? Gue kaget, shock, dan tidak bisa berkata-kata apapun lagi sekarang. Menyesal dan kecewa, itulah keadaannya. Bahagia sebentar, kecewanya yang lama. Hmm, inilah teka-teki hidup. Gue selalu berusaha untuk bersyukur apapun dan bagaimanapun keadaan gue. Tapi, kali ini gue tidak bisa menerimanya. Gue kehilangan orang gue sayangi lagi dan lagi. Kapan semua ini berakhir? Kapan alam membiarkan gue untuk bahagia selamanya? Kenapa kebahagiaan gue selalu direbut secara tidak wajar? Dan kenapa akhir dari pertemuan gue sama Sheila tidak menyenangkan? Malah diakhiri oleh perten

