Bertemu
"Dasar Laki- Laki Sialan. Berani beraninya dia selingkuh dari Aku. b******k bangat sihh dia. Mana tiap hari aku harus lihat mukanya lagi dikantor. Makin lama aku bisa gila" Teriak Ella.
"Eh situ juga usah teriak teriak dong dikantor orang lagi. Suara mu itu cempreng loh. Nanti nasabah dibawah dengar bisa dengar tau" Timpal Juli. " yaa kali, kita kan ada dalam ruangan kamu" Ruangan ku ini gak sound proof Ella Wijaya. "Ella melempar badan nya ke sandaran kursi dengan kesal. " Jadi kamu sengaja cuti hari jumat ini? dari Jakarta ke Bandung, pagi pagi gini sudah nyampe kantor aku, " ngapain sih? "
Buat menghindar lah, tiap kali liat mukanya si Andi itu rasanya mau kuhajar dia." " Ya kamu kan sudah putus sama dia,kenapa harus marah-marah gitu sih . " " Ya ampun aku lihat dia ciuman sam cewek didepan aku. iyaa kali, jelass lah jealous.
kok bisa tertangkap tangan gitu ? " aku ke rumahnya gak bilang gitu, taunya aku pergoki dia dimobil lagi asik sendiri, Ya langit ku tampar dan minta putus. " Sakit hati amat kamu kan bisa cari prince Charming yang lain.
Cinderella gitu loh, kamu harus cari kasta yang lebih tinggi. " Cinderella dari HongkongHongkong. Hidup aku gak benar benar Cinderella tau keluarga hancur nya saja yang sama.
Bukan tanpa alasan Juli memberi sahabatnya itu nickname Cinderella, belum lagi namanya mirip.
Ibu ella meninggal saat dia berumur 6 tahun, dan ayahnya mmenikah lagi saat Ella berumur 10 Tahun. Awalnya Ella senang dapat ibu dan dua saudara baru. Tapi ibu dan kakak tirinya jahat. Erin anak ibu tirinya yang seumuran dengan dia untung nya baik dan selalu nolongin Ella.
Umur 12 tahun ayahnya Ella meninggal. Ibu tirinya yang boros semakin boros dan semena mena. Kakak tirinya Sasha semakin jahat. Akibat keluarga nya yang boros. saat masuk SMA Ella terpaksa berkerja. Untung nya Ella masuk SMA dengan beasiswa, tapi hasil uang kerja Ella. Hampir semua diambil ibu dan Sasha.
Tidak lama setelah kuliah Ella memutuskan keluar dari rumah,meski harus dua kali lebih keras untuk menutupi uang kost. Ibu tirinya tidak melarang,tapi tetap memeras Ella.
Setelah lulus kuliah lebih cepat dengan mengandalkan beasiswa,Ella berhasil kerja di ban swasta sebagai teller dan bertemu juli.Juli yang baik hati yang juga orangtuanya sudah tiada mengajak Ella tinggal bersama.
Kepindahan Ella kerumah Juli tidak diberitahu kepada keluarga Ella yang lain.
Tapi karena Erin selalu baik hati sama Ella, Ella pun membantu erin untuk kerja diperusahaan nya
Untungnya Erin ditempatkan dicabang lain, jadi Ella tidak perlu bertemu dia terus. Kerja di perusahaan yan sekarang bagi Ella adalah berkah karena banyak hal yang baik terjadi, kecuali pertemuan dengan mantan pacarnya Andi.
" Li kalo sudah gak ada kerjaan penting keluar yuk, nongkrong dimana gitu." "Eh, gila kali belum jam sepuluh juga." " ya kan aku bilang kalo sudah gak ada kerjaan penting juli. Aku gak bilang sekarang kan.
Keluar sekarang juga gaka masalah, orang kamu kepala cabang. Bos" " Justru karena itu aku harus kasih contoh baik ke anak - anak yang lain bego. Udah duduk diam saja disana, nanti siang ku traktir makan enak" .
******
" Yakin nih Li, aku bisa pesan steak ? Iya La pesan aj yang kamu mau. Mumpung aku lagi baik hati." "Dapat insentif penjualan ya ? " enggak karena kamu lagi patah hati." Daripada dengar kamu ngoceh mending tuh tutup mulut pake makan ." " jangan nyesel loh ya."
" ya ampun Tuhan bisa gika aku" tiba tiba saja juli ngoceh.
" kenapa sih Li ? " Ella mengunyah irisan steaknya yang ketiga." Kalau kamu gak kena gangguan pencernaan jangan balik bekang ? " Refleks Ella berbalik ke belakang setelah memasukkan irisan daging ke empat kedalam mulutnya.Begitu Ella melihat yang dimaksud Juli,dia langsung tersedak. Juli segera menyodorkan air putih ke Ella. Ngapain sih Andi ada di bandung ?" Bisik Ella. " Ya mana aku tahu, yang satu cabang sama dia kan kamu la." "Kan aku gak mungkin tanya tanya ke orang lain soal mantan."
" Hey siapa nih " Andi menghampiri Ella dan Juli. " kok bisa kompakan cuti sih la.? Ngikutin aku ya ? Atau belum bisa move on? Ella dan juli memandang andi dengan jijik. " siapa nih beb ? Tanya cewek sebelah Andi." Mantan aku dan temannya. Kenalin inj pacar baru aku Rara. Cantik kan." Saya tidak pernah tanya.Dan sepertinya ini juga bukan.cewek kemarinkan " seru Ella. " itu gak harus jawab kan ?" " permisi ya saya mau pergi saja, tiba tiba ada bau gak enak jadi mau muntah" Ella berlalu pergi." Bau ? Hei, ini parfum mahal loh, baru.dibelikan sama Rara." "Gak ada yang bilang anda bau, merasa banget" seru juli berlalu ke meja kasir.
Ihh sial banget sih hari ini. Bisa bisanya dia ada di Bandung, datang ke restoran yang sama dengan kita pula." " gini deh, untuk.ganti suasana kita balik dulu deh ke kantor. Bentar sore aku traktir lagi deh di cafe. Gimana ?" Tapi Li, kali ini aku pengennya minum alkohol." " Ya sudah , bentar kita cari resto dihotel yang jual wine yang bagus. Tapi jangan mabuk ya aku gak kuat angkat kamu."
"Ini anak ya sudah dibilangin. Baru ditinggal ke toilet sudah habis saja satu botol. Gila" "'
“Astaga ini cuma wine sayang”.”Wine sebotol juga bisa bikin mabuk kali, lagian ini baru jam berapa sudah mabuk juga.” Ini udah mau jam enam sore sis, sudah mau malam. Mas minta sebotol lagi dong” Ella berbicara agakk keras,” Eh nambah lagi.Sudah berhenti kita pulang sekarang” Juli mengambil tas nya.
Baru juga mau menarik Ella berdiri hp juli berdering . ”Astaga kenapa lagi ini pak Bis nelpon jam segini. Ella,diam disini dan jangan nambah minum jangan kemana-mana. Aku terima telpon sebentar diluar .” Siap Bos.” Tidak lama setelah juli keluar,pelayan datang membawakan Ella sebotol lagi, Ella langsung saja menuang wine kegelas dan langsng diminum.
“Aduh mau pipis “ Ella sudah minm tiga gelas penuh dari botol kedua. Ella beranjak berdiri dan pergi ke toilet . Sekembalinya dari toilet Ella dengan sempyongan menabrak orang yang berdiri di depan kasir.
“Opss,sorry banget ya pak. Tidak sengaja.” Orang yang ditabrak Ella melihat dengan jengkel
“ Lain kali kalau ada yang sudah mabuk jangan beri minum lagi.” Seru pria itu .Ella yang masih sepyongan didepan pria itu mulai meracau. “ Tidak yang mabuk pak. Emang bapak siapa perintah kasirnya?”
Jelas kali pria yang dihadapi Ella itu kesal.” Saya pemilik hotel ini, ada masalah dengan tersebut ? “ Pelayan yang melihat kejadian tersebut mulai gelisah . “Oh Big Boss toh.Pantas ganteng
,kayak Oppa korea.” Pria itu menaikkan sebelah alis nya dan beralik lagi keberkas yang diperiksa sebelumnya.
“Ya ampun kebetulan macam apa ini . Ketemu lagi” andi dan rara muncul tepat sebelum Ella beranjak dari tempatnya.” Sial banget sihh aku hari ini, kenapa juga harus ketemu melulu.” “ Mabuk
Sendirian non? Gak dtiemani pengawalmu si Juli?” “ Eh Juli itu sahabat aku bukan pengawal. Lagian siapa juga yang mabuk. Apa juga urusannya dengan kau aku kesini dengan siapa?”
“Aduh kasihan anaget sih mantan kamu belum bisa move on .” Sindir Rara.” Kata siapa aku
Belum bisa move on. Aku kesini sama gebetan.
Sipemilik Hotel yang sedari tadi masih berada didepan kasir menjadi makin kesal. Dia baru saja membalikkan badan dan menegur tiga orang menyebalkan didekatnya,Ketika tangan ella dengan santainya menggandeng tangannya. “ kenalin ini pacar bau ak” seru ella.
Sipemilik hotel menatap Ella dengan tatapanbingung. “ Gak mungkin Aku kenal kamu La, gak mungkin kamu ove on secepat itu.” “ why not?” Ella menggandeng tangan pria itu lebih erat lagi.
Tentu saja ini membuat nya makin bingung.” Pasti ini cowok yang aru saja kamu kenal dan kau sudah sok ngaku pacar.Baju nya sih kelihat mahal, tapi yakin asli? “ Pasti penipu ini”
Atas dasar apa anda mengatakan saya penipu? Apakah saya pernah menipu anda?” Gak pernah sih tapi gak mungkin baru seminggu putus lantas ella punya pacar baru! “ Jika anda bisa mengapa ella tidak bisa? “ si pemilik hotel kesal sekali dengan gaya bicara anadi, dan karena itu dia merangkul Ella secaraspontan, dan Ella malah langsung besandar pada si pria itu.
Andi tentu saja menganga melihat perlakuan si pria dan ella. " sayang, apaan sih kenapa ini. Kok kayaknya kamu belum move on ?" Rara yang dari tadi diam mulai bicara Karen merasa diabaikan. ; Bukan begitu sayang aku cuma....." Andi berhenti karena rara tiba tiba pergi .." Sayang bisa aku jelasin" Andi mengejar rara.
Si Pemilik hotel melihat Andi dan Rara dengan perasaan lega. " Dasar bucin" batin nya begitu. Pandangannya teralihkan ke Ella, dengan segera dia melepaskna Ella dan menepuk jas nya seolah membersihkan debu. Ternyata pria ini baik banget ya mau bantuin aku..." terima kasih loh, ..Jika anda tidak ada urusan , jangan lupa membayar dan segeralah pulang.. " Jangan jutek gitu dong,, Tiba tiba Ella kehilangan keseimbangan dan terjatuh.Untung nya Si pemilik hotel cukup cepat dan langsung menangkap " Seharusnya anda pulang sebelum mabuk" Gerutu si pria itu. Pria itu memperhatikan.Ella secara seksama.." Yang benar saja dia pingsan ?" Batinnya.
Dengan sebal pria ini merogoh ponsel yang ada dikantong nya...." Alex,.ada dimana ?" " Masih di lobi,baru mau naik. Kenapa ? Jawab Alex." Tolong anda ke meja resepsionist dan pesankan satu kamar." " Kamu mau nginap ? " Tanya Alex Bingung. " tidak kamarnya bukan buat saya."