part 87

1035 Kata

Agus bisa bernafas lega setelah karyawan hotel membantunya membersihkan muntahan yang ada dilantai, beruntung manager hotel yang ia tempati adalah sahabat lamanya jadi dengan mudah ia memesan kamar horel ini, dan lagi dia juga dengan mudah meminta bantuan sahabatnya itu untuk membantunya jika ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman didalam hotel. Kini dia mulai tertengun melihat Lula yang sudah memejamkan matanya namun yang membuat Geval risih adalah pakaian yang dikenakan Lula masih tersisa noda muntahannya, baju yang baru saja dibelikan karyawan hotel hanya ia bisa ia pandangi saja. “sebaiknya gue tunggu Tae saja.” Gumamnya sambil merentangkan tubuhnya disofa. Tidak selang lama bel kamarnya berbunyi, dengan malas Agus melangkah kearah pintu kamar hotel lalu membukanya. “ahirnya ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN