Lula melangkah memasuki Villa dan disana sudah ada keluarga besar Terry Sky, tidak lupa ayah dan juga ibu tirinya ada disana, entah ada acara apa malam ini? kenapa semua keluarga berkumpul divilla tempat mereka menginap, bukankah ini acara kantor tetapi kenapa semua malah ikut serta. Dan semakin kesini Lula semakin terasingkan, sebenarnya Lula pun enggan menanggapi tetapi kok malah semakin menjadi, sepertinya Lula yang harus menyingkir disini. Lula melangkah ragu sambil memegangi erat kepalanya yang masih terasa sedikit pusing. “dek!” panggil Melano setengah berbisik. “ya?” tanya Lula yang segera menghentikan langkahnya. “kamu masih mau masuk? Bukankah kau tahu siapa pemilik mobil-mobil itu?” Lula mengangguk. “maaf bang! Ini tempat suami Lula dan Lula ingin cepat istrirahat, ja

