Beberapa bulan berikutnya, Geval mulai tampak nyaman dengan lingkungannya dan penyakit yang diderita Geval juga berangsur membaik meski tidak sepenuhnya, kini Lula bisa merasakan Kembali kehangatan kasih sayang Geval yang dulu sempat hilang, hilang karena Geval yang terlalu menjaga jarak dalam masalah ranjang dan juga bersentuhan fisik. Namun seiring berjalannya waktu, Geval mulai terbiasa dengan kecupan selamat pagi dari Lula dan juga dia lebih berani lagi membuka bajunya saat tidur bersama Lula, namun tidak dengan berhubungan layaknya suami istri, Geval masih belum mampu mengatasi rasa cemasnya yang berlebihan, bayangan sosok janin yang dia paksa keluar membuatnya enggan menyentuh Lula, rasa bersalah itu masih ada tetapi tidak semengerikan dulu, kini dia mulai bisa mengontrol dirinya s

