Tanpa Permasalahan

573 Kata
"Hahah... kok tenang saja kehidupan ku akan abadi tetapi dengan keadaan ini aku bisa kembali menjadi iblis Bukan setengah manusia lagi, Aku tidak mau merepotkan kau lagi didunia ini aku akan kembali jika ada yang memberikan aku ramuan yang membuat aku menjadi manusia lagi aku akan kembali bertemu denganmu." Ucap Jes kepada Ansel sambil memegang tangan nya. Air mata Ansel begitu terus mengalir tanpa Di sadari juga, saat ini Entah kenapa perasaan ini begitu sangat dalam di sisi lain sahabatnya ini akan pergi entah kapan akan bertemu lagi. "Jes... Aku mohon jangan tinggalkan aku disini aku kamu bantu mu, aku akan mencari ramuan itu hanya saja aku tidak mau kau kembali lagi menjadi iblis sedang ingin menyakiti orang lain Aku ingin kau seperti aku sekarang. Apa kau tidak ingat gimana Perjuangan aku untuk menjadi manusia seperti kau!" Jelas Ansel kepada Jes yang masih terbaring. "Iya, aku juga mau seperti ini terus tetapi posisinya istrimu sangat membutuhkan kan dari pada dia harus mati di tangan iblis yang sangat jahat dan ingin menghancurkan anak di dalam kandungan istrimu. Aku tahu karena aku aku yang menghadapinya selama beberapa hari ini makanya aku mengambil keputusan untuk merelakan jiwaku untuk istrimu." Ucap Jes yang menjelaskan apa yang terjadi. "Aku bingung kenapa kau melakukannya padahal sudah ku katakan seharusnya tidak ada perselisihan antara kita di sisi lain kok masih terbaik untukku, kau adalah sahabatku aku jangan membuat kekacauan itu akan menjadi sangat kerja aku sampai detik ini aku berharap aku bisa mencari" Ucap Ansel kepada Jes. " Iya Suruh katakan hanya satu orang yang memiliki ramuan tersebut yaitu Lucifer dia yang memegang semuanya sampai membuat kita seperti ini. Perlukah tahu istrimu seperti itu karena Lucifer yang membuat dia hancur begitu saja tanpa berpikir panjang lagi di dalam keadaan itu akan berjuang demi mendapatkan yang terbaik." Ucap Jes yang menjelaskan nya. " Tetapi bagaimana tubuhmu sangat lemah seperti ini harus aku lakukan apa tanda tanya aku ingin membawa kau bersama bertemu dengan Lucifer kalau memang itu bisa membuat kau baik-baik saja, tidak ada yang bisa memisahkan kita Jes selain Lucifer sudah banyak ingin menghancurkan diriku." Ucap Ansel yang sangat geram kepada Lucifer. "Kau tenang saja, jangan pernah ngerasa grasak grusuk seperti itu yang ada nanti membuat Dia sangat kacau tidak bisa berpikir lagi coba kau Tenangkan dirimu dan jangan pernah menganggap satu hal pun yang bisa membuat hancur Aku disini tidak mau melihat kau begitu Percaya saja!" Ucap Jes yang berusaha membuat diri Ansel tenang saja. "Di dalam keadaan itu bisa saja berjalan dengan tenang, begitu keyakinan akan nyata sampai mendapatkan yang terbaik disisi lain aku harus menemui Lucifer, meminta tolong kepadanya untuk tidak mengganggu apa yang sudah terjadi saat ini." " Tetapi bagaimana dalam keadaan ini aku sangat kacau memikirkannya Sampai detik ini perjuangan kau tidak hanya sia-sia saja jika mendapatkan yang terbaik, Lucifer ingin sekali bertemu denganmu dia menganggapku sangat membohongi dia mangkanya nya, Bunga Terus saja dibuat celaka dengan cara dia." "Maka nya kau langsung memberikan jiwa yang kau miliki itu untuk menutupi apa yang terjadi pada bunga? Bagaimana ini aku takut nanti bunga sama seperti kita bukan manusia lagi." Ucap Ansel yang sangat terkejut. "Kau Tenang saja berpikir kalau kita tidak ada apa-apanya di sini sisi lain aku hanya berjuang untuk dirinya sendiri. jangan pernah menganggap semuanya bisa berjalan dengan lancar tanpa mikir satu sama lain, kekuatan itu tidak hanya sebatas itu saja itu jiwa yang kuberikan kepada bunga adalah untuk berlindung." Jelas Jes kepada Ansel.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN