Karena Lucifer

530 Kata
Bunga yang merasa cemas itu secara tiba-tiba, dia langsung terdiam begitu saja entah apa yang terlintas di pikirannya saat itu dia langsung berpikir bagaimana tinggal di rumah besar ini sendiri tanpa ada orang lain selain dirinya, tidak ada masalahan yang bisa diandalkan saya mendapatkan yang terbaik di sisinya saat itu juga yang dilakukan atas sebuah keinginan nyata untuk suaminya sendiri. "Langsung pergi saja ya ingat aku ada selalu untukmu. Jangan pernah menganggap aku tidak ada dan pergi, di dalam perjuangan ini kita harus bersabar sama menjalankannya baik satu sama lain juga. " Ucap Ansel kepada Bunga. Ansel langsung mencium dan mendekap tubuh bunga begitu sangat erat, entah apa yang di pikirkan nya saat itu hanya sebuah kenyataan kalau dirinya harus meninggalkan istrinya untuk beberapa hari saja. Saat Ansel langsung menaiki mobil nya entah apa yang sudah terjadi, dia secara Tiba-tiba menekan rem mobil dengan kencang sampai tidak tahu harus bagaimana lagi. Saat itu juga harga Ansel langsung turun keluar menemui istrinya lagi, tidak disangka Bunga langsung terkejut dan memandang dengan wajah bingung. "Sayang! Kenapa kau turun lagi?" Tanya Bunga Kepada Ansel. " Aku ingin mengatakan kepada dirimu agar kau bisa menjaga dan tetap berada di rumah Apapun keperluanmu akan aku turuti asalkan kau tidak keluar dan menghabiskan waktu bersama orang yang tidak dikenal. " "Ucap Ansel kepada Bunga yang sudah tidak tahu harus bagaimana lagi. "Iya ampun.... Aku kira tadi kenapa! Ya sudah kamu lanjut aja pergi jangan membuat aku cuma segitu aku kira tadi kau kenapa-napa sampai kau melakukan hal yang tidak masuk akal kalau gini, Jangan berharap kau bisa melakukannya. Sampai detik ini juga aku mau kau jangan melakukan hal-hal yang tidak di inginkan." Ucap Bunga kepada Ansel. " Ya sudah kalau begitu aku akan pergi, mungkin temanku yang bernama Jes akan menemuimu jika ada apa-apa langsung saja hubungi dia kau jangan takut sama temanku itu dia sangat baik, tidak ada tempat yang harus kita lakukan demi mendapatkan yang terbaik di sini aku belum paham semuanya akan bisa berubah begitu saja tanpa kita sadari sampai kekuatan ini akan berjalan dengan lancar, begitulah besar kehidupan yang kita inginkan itu sama pin-nya Jangan pernah menganggap semua itu bisa berubah." Ucap Ansel kepada Bunga. " Baiklah aku akan mendengarkan apa yang kau katakan itu tapi jangan kamu lakukan hal-hal yang tidak aku inginkan saat ini demi perjuangan, Aku akan melakukan apapun Sampai mendapatkan yang terbaik di sisinya aku akan berharap semoga di dalam perjalanan dinasmu ke akan baik-baik saja." Bunga berkata dengan senyuman yang sangat mendalam satu sama lain nya lagi. Setelah perbincangan singkat mereka berdua selalu ada untuk mendapatkan yang terbaik demi masa depan, yang di sisi-nya dia berusaha untuk tenang menjalankan setiap hari tanpa memberikan hal yang yang tidak wajar atau kekuatiran Ansel kepada Bunga di situlah dia merasa tidak ada satu orang yang bisa melakukan kejahatan. Bunga dia masih heran melihat keadaan suaminya itu dia langsung masuk ke rumah dan mengunci semua pintu. "Huft... Kenapa dia seperti itu? Padahal selama ini dia baik-baik saja dan tidak pernah merasakan apapun sama sekali, di dalam perjuangan dia harus berjuang demi mu yang kebaikan dan sendiri Memang tidak ada satupun permasalahan itu." Ucap Bunga di dalam hati nya yang sangat gelisah.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN