Lanjut Part 2

550 Kata
"Ansel.... Ansel...!!!" Teriakan Bunga yang sangat kuat. Jes langsung saja pergi meninggal kan diri nga untuk mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya. Di sisi itu tidak ada yang bisa di lakukan lagi demi masa depan. Sejauh ini di perjuangan akan terus saja melakukan nya. Jes berlari dan berusaha menenangkan hati Bunga. "Bunga... Tenang! Ansel akan sampai secepat nya." Ucap Jes yang sudah tidak tahu harus berkata apa lagi. Memang kejadian itu itu saja begitu saja tanpa dia pikir panjang Bunga tiba-tiba diam saja lalu dia menangis terisak-isak, Jes yang merasa bingung dan tidak tahu harus bagaimana menghadapinya sejauh ini perjuangan dia begitu sangat mendalam. " Suamiku di mana Kenapa belum pulang juga ? aku bingung harus mengatakan apa lagi kepada dirimu Seharusnya aku tidak menunggu selama ini . Padahal aku tahu kekurangan apa yang sudah sejauh ini aku selalu bertahan demi kehidupan yang layak. " Ucap Bunga kepada Jes sambil menitikkan air matanya dan begitu dalam. "Tidak disangka di dalam perjuangan akan terus berjuang demi mendapatkan yang terbaik juga sampai disini banyak, Kau harus kuat Bunga jangan nampak lemah di depan hadapan suamimu kan ku itu hanya membuat dia sakit dan rasa tidak percaya lagi. Di sisi lain memang perjuangan hidup itu harus kita jalani bersama jangan sampai ada permasalahan." Ucap Jes kepada Bunga yang terbaring lemah. "Sejauh ini pun aku berharap tidak ada permasalahan dan tetap menjalani apa yang biasa kita jalani itu di suatu malam pun aku hanya bisa berjuang di masa depan , Tetapi entah kenapa saat itulah aku tidak bisa melakukannya." Ucap Bunga kepada Jes dengan nada yang sangat lemah. Jes dan Bunga masih menunggu kedatangan Ansel yang tidak ada kabar sama sekali Entah apa yang terjadi kepada dia sampai sekarang belum sampai juga, selain Dia hanya bisa berjuang demi masa depannya dengan istrinya. "Bunga sekarang kau beristirahat saja, aku tahu kau sangat lelah. Semakin hari aku melihat tubuhnya begitu sangat lemah dan seperti tidak percaya lagi entah apa yang kau pikirkan saat itu sisi lain aku hanya bisa berjuang melakukan yang terbaik untuk dirimu saja jangan pernah menganggap semuanya bisa berjalan dengan lancar." Ucap Jes Kepada Bunga yang begitu mendalam saja. "Sejauh ini pun aku merasa diriku tidak ada artinya, sampai aku tuh masih belum mengetahui apa yang harus aku lakukan demi kehidupan di dalam hatiku, memang aku berjuang demi masa depan aku hanya berharap Jangan sampai ada permasalahan yang membuat diriku sangat kacau itulah yang aku tunggu." Ucap Bunga yang sudah tidak berdaya lagi sampai saat ini. Kehidupan itu akan bisa berjalan dengan lancar tanpa harus memikirkan satu sama tidak percaya saja apa yang telah dilakukan akan membuahkan hasil juga jangan pernah mengeluh dan jangan pernah mengatakan kalau tidak ada artinya jalan dari sini. "Jes , Aku mau minta tolong hubungi Suamiku! Aku tidak mau dia kenapa-kenapa diluar sana buktinya saja aku sudah tidak percaya lagi di sini nanti aku tidak tahu harus mengatakannya. Bagaimana sesampainya aku harus berjuang sendiri tanpa ada orang lain itu membantuku." Ucapan Jes kepada Bunga. " Iya aku tahu! kau tetap bersabar jangan pernah menganggap diriku tidak ada artinya di sini aku hanya berharap. Jangan sampai ada seseorang yang menyakitimu terus-menerus kita akan berjuang bersama demi masa depan yang cerah sampai di sini Apa kamu mengerti?" Ucap Jes yang berusaha menenangkan hati Bunga yang sudah tidak menentu itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN