Bunga hanya menganggukkan kepalanya, dia tidak tahu lagi harus berkata apa! di sisi lain di dalam perjuangan itu ia berusaha untuk menjadi orang yang sangat ada artinya di kehidupan sampai mendapatkan hal-hal yang baru itu menjadi sebuah kenyataan yang ada memang perjuangan akan bisa membuahkan hasil atau Aku tidak tahu harus bagaimana lagi.
Jes tersenyum dan dia berusaha menenangkan Bunga agar tidak melakukan apa apa nanti nya.
Dia tidak tau harus bagaimana lagi menghadapi satu sama lain nya. Di sisi lain perjuangan dia menjadi sebuah ke inginan nyata itu menjadi tidak ada arti nya.
“Mau sampai kapan lagi aku menunggu kedatangan Ansel?”
Tanya Bunga yang terus saja merengek kedatangan Ansel kepada Jes yang sudah tidak tahu harus berkata apa lagi saat ini.
Jes berusaha menenangkan hati Bunga saat itu juga, jangan sampai ada permasalahan yang ingin di lakukan satu sama lain nya lagi. Di sisi lain hanya membuat diri ini semakin mendalam saja.
“Begitu lah yang di lakukan nya saat ini juga. Tanpa dia sadari begitu akan menjadi sebuah kenyataan yang ada satu sama lain.” Ucap Jes kepada Bunga.
Di dalam Jes dia tidak tahu harus berkata apa sekarang ini, samapai detik ini lah perjuangan nya untuk menjaga rahasia yang sudah dia pendam selama ini dari Bunga itu jangan sampai terlepas juga dan membuat diri ini semakin tidak mengerti satu sama lain nya.
Di sisi lain juga apa yang sudah terjadi akan menjadi sebuah kenyataan yang ada.
“Hm.. kau tenang saja, jangan melakukan hal itu menjadi sesuatu yang terbaik satu sama lain. Memang dia adalah orang yang sudah melakukan nya demi masa depan itu menjadi baik saja saat ini.” Ucap Jes kepada Bunga.
“Iya bagaimana aku mau tenang begini Ansel sama sekali tidak mau menelepon aku sampai aku merasa dia tidak mau memperduli kan aku.” Ucap Bunga kepada Jes sambil menangis juga dan dia merasa tidak ada yang bisa di lakukan nya lagi satu sama lain nya.
“Jangan begitu! Aku yang menyuruh dia tidak usah menelepon kau karena menurutku hanya menganggu kau saja dan membuat masalah yang akan datang saja.” Jelas Jes kepada Bunga agar dia tidak tahu harus mengatakan nya apa lagi saat ini.
“Kau kenapa begitu? jangan menganggap di sisi lain akan menjadi sebuah keberuntungan satu sama lain nya di hidup ini.”
Ucap Bunga yang sedikit marah kepada Jes, saat itu sudah melarang dia untuk melakukan yang terbaik satu sama lain nya juga saat ini.
Rasa hati yang sangat gelisah pun melanda di hidup nya jangan sampai emmbuat sebuajh kehidupan yang sangat nyata pada diri nya masing masing.
Jes yang sudah tidak sabar menghadapi nya sampai belum mengerti apa yang akan terjadi jika melakukan sebuah kenyataan yang sama.
"Iya Bunga, aku tahu kau sangat cemas, sekarang ini aku lah yang lebih cemas melakukan apa pun itu permasalahan yang sudah terjadi satu sama lain saja saat ini. Aku berharap kau bisa baik-baik sajha dan aman dalam segi apa pun itu, jangan membuat semua orang akan mencemaskan diri kau yang tidak menentu saat ini juga."
Jelas Jes yang masih saja bersabar mau melindungi apa yang mereka katakan saat ini demi masa depan yang membuat diri nya semakin mendalam saja.