Part 50 - Undangan Makan Malam

2017 Kata

Kesedihan Dimas tak berlarut-larut lagi, ketika di sampingnya sudah ada penawar kesedihannya. Hanum begitu sangat peduli akan suaminya. Bahkan dia tak membiarkan sedetik pun Dimas untuk melamun dalam kesendirian. Bagi Hanum, kehilangan orang yang paling berarti dalam hidup memang adalah sebuah musibah paling besar. Namun, tak berarti hidup akan terhenti di situ. Hanum yang dulunya juga pernah merasakan apa itu rasa sakit, ketika dirinya benar-benar harus kehilangan anaknya, lambat laun rasa yang memudarkan hati menjadi remuk redam hingga tak berbentuk itu, akhirnya bisa kembali membaik seperti sedia kala. Usaha harus tetap dilakukan, jika tidak rasa sedih itu akan terus berkepanjangan. Hanum sangat mengerti akan kondisi hati sang suami. Dia sama sekali tak berhenti untuk menghibur, semua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN