BAB 23: ADIK MORIN

1044 Kata

“Aku yang minta ke resepsionis untuk membuka kartu akses untuk penghuni ketiga vila ini tante, supaya tidak ribet tiap kali kami mau saling mengunjungi.” jawab Rose yang diangguki kelima anak lainnya sebagai bentuk persetujuan. “Tapi… saya kan bukan kerabat kalian. Mengapa kalian minta akses ke vila saya juga?” tanya Monika sambil mengerutkan alisnya. “Oh itu karena..” Rose terdiam akibat sikutan Sissy. “Itu tante, kan harusnya kamar ini digunakan oleh papa mama saya, tetapi ternyata papa sedang kurang sehat. Jadi dia minta ganti ke kamar biasa saja supaya tidak banyak terkena angin. Maklum sudah tua, hehe.. Terus mungkin jadi kamar tante yang ditukar sama vila ini” Sissy nyengir menjelaskan. “Iya tante, dan saya lupa untuk informasikan ke reception lagi karena kemarin kami sibuk menj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN