bc

Mina: malam pengubah hidup

book_age18+
0
IKUTI
1K
BACA
bxg
like
intro-logo
Uraian

Mina adalah seorang gadis cantik yang bekerja sebagai penjaga mini market hidup nya setiap hari berjalan normal namun suatu hari yang tak di duga Mina di pertemukan takdir dalam sebuah keadaan mencekam dan karna sebuah kesalahan fatal hidup Mina pun berubah sepenuh nya

chap-preview
Pratinjau gratis
1
Hari ini Mina merasa sial sekali, pertama karna ia terlambat dan ke dua dia Bertemu Mantan nya di minimarket, ini gila. Dan di sinilah Mina sekarang duduk berhadap hadapan dengan Gerald di jam istirahat toko, padahal siang ini Mina ada janji makan siang bersama mas Andre dan Manda karna mas Andre baru saja naik jabatan menjadi manager minimarket kemarin. "jadi gimana setahun belakangan ini?" tanya Gerald sambil menyesap americano nya "ya gak gimana gimana mas" jawab Mina seadanya. "nana mas minta maaf ya dulu udah pernah nyakitin kamu jujur mas waktu itu...." "udah lah mas kan aku udah bilang aku ga perlu penjelasan mas toh mas jelas jelas selingkuh di depan mata aku jadi mas mau jelasin apa lagi hah?" potong Mina jengkel. "iya na, maaf mas gaakan ungkit itu lagi" "iya mas aku udah maafin kok" "oiya kamu sekarang udah punya pasangan belum na?" tanya Gerald membuat Mina sedikit kesal. "belum mas memang nya kenapa?" "oh bagus lah berarti aku masih ada kesempatan buat balik sama kamu kan na" ucap Gerald membuat Mina tersentak kaget "apa apaan sih mas, kamu gainget jahat nya kamu dulu sama aku? dan sekarang kamu ajak aku buat bareng lagi?" tanya Mina dengan suara yang agak meninggi dan dengan wajah yang masih menyimpan kekecewaan, bagaimana tidak kecewa di saat Mina menemani Gerald melewati masa sulit nya Gerald malah berselingkuh dengan orang lain di saat ia sudah mulai bangkit, menjijikan. "na please percaya sama mas tolong kasih mas 1 kesempatan lagi ya na, mas mohon banget sama kamu tolong kasih mas kesempatan terakhir buat bisa jadi pasangan kamu" seru Gerald penuh harapan "ga lagi mas, yang kemarin itu udah cukup bikin kecewa dan aku gamau sampai itu terulang lagi ok? yaudah kalau udah gaada lagi yang mau di omongin Mina permisi mas mau ke dalem bentar lagi jam makan siang nya juga udah abis" "kamu bener bener ga mau terima aku lagi na?" tanya Gerald tuk yang terakhir kalinya "gak" jawab Mina ketus lalu berlalu pergi meninggalkan Gerald yang masih menaruh hati pada Mina setelah penghianatan yang dia lakukan satu tahun yang lalu. (di dalam toko) "gimana na? lu ga kenapa kenapa kan? si Gerald gak gangguin lu kan? atau dia ada bilang sesuatu sama lu?" cecar Manda ketika melihat sahabat nya kembali memasuki toko setelah bertemu dengan mantan kekasih nya yang b******k itu "ya gak kenapa napa tapi lu tau ngak sih nda, masa tadi dia ngajak balikan, udah ga waras tu orang" gerutu Mina pada Manda "what? balikan kata dia? tu orang udah gapunya otak ya? bisa bisa nya ngajak elu balikan setelah dia tidur sama pacar jalang nya itu? bener bener b******k ya tu orang" cerocos Manda penuh kekesalan "makanya itu nda ya gue tolak mentah mentah lah stress banget gue kalau sampe mau balikan sama dia" "iya naaa bener yaampun jangan sampe deh" gumam Manda dengan wajah kesal nya "mas Andree, masih utang gado gado sama aku loh ya" seru Mina sambil cengar-cengir ketika melihat mas Andre keluar dari kamar mandi "yeuu enak aja siapa suruh makan siang malah ketemuan sama mantan gadapet makan gratis kan lu, kasian amat adek gue" ledek Andre membuat Mina mengerucutkan bibir nya "ya mana saya tau mas bisa ketemu sama penghianat itu di sini" sungut nya "yaudah yaudah nanti mas traktir es krim vanila depan taman sama manda juga biar ga bad mood lagi" jawab Andre sambil tersenyum"yessss, makasih mas Andre emang ya mas Andre tu Abang terbaik" jawab Mina sambil menyalim tangan Andre membuat Andre tersenyum lebar melihat tingkah Mina yang sudah ia anggap seperti adik kandungnya. "makasihh banyakkk mas Andre" ujar Manda yang juga tersenyum ketika Andre bilang akan mentraktir es krim vanila kesukaan mereka. Sore ini Mina berencana pulang cepat karena besok adalah hari Minggu dan Mina ingin menyelesaikan lukisan besar nya tapi sayang nya takdir berkata lain. "Manda Mina ke sini sebentar dong" panggil Andre keluar dari ruangan nya "jadi gini mas minta maaf banget tapi kalian salah satu hari ini lembur dulu ya" pinta Andre "loh kenapa mas? Cindy mana? kan shift malem dia mas" jawab Manda diikuti anggukan Mina "gini nda mama nya dia tadi kecelakaan setengah jam yang lalu kalau ga salah makanya dia gabisa Dateng" jelas Andre pada Manda dan Mina "maaf ya mas Andre ku sayang tapi kayak nya aku gabisa deh malem ini soalnya aku udah ada janji makan malem sama keluarga calon ku" jawab Manda sambil menyengir "oh gitu, berarti Mina aja ya dek? bisa kan mas minta tolong?" tanya mas Andre penuh harap pada Mina "yaelah kenapa harus ada yang ga Dateng sih kan ribet mana mas Andre minta tolong ke gue jarang banget mana tega gue nolak" batin Mina "Mina gimana bisa bantu mas kan? lagian hari ini tutup cepet kok jam 10 kamu udah bisa pulang ok?" tanya mas Andre sekali lagi " oh iya udah mas Nana bisa kok" jawab Mina dengan berat hati "syukur deh kalau gitu, makasih banyak ya Mina cantik besok es krim nya boleh dua deh" seru mas Andre mencoba menghibur Mina karna sebenarnya Andre juga tau Mina paling enggan bila di minta lembur hari Sabtu karna dia ingin melukis di hari libur nya tapi mau bagai mana lagi keadaan nya begini. "Mina kita pulang duluan ya maaf ngerepotin" ujar Andre dan Manda bersamaan ketika akan pulang. Mina melirik jam, ternyata sudah pukul setengah 6. "ok mas Andre Manda hati hati ya" seru Mina sambil melambai pada dua manusia yang sekarang melenggang pergi keluar dari toko. waktu pun berlalu dan sekarang masih pukul 10 malam kurang, berarti sebentar lagi Mina sudah bisa pulang, Mina pun mulai merapih kan beberapa barang sebelum ia menutup toko namun ketika sudah menutup etalase toko tiba tiba seorang pria dengan badan penuh luka lebam dan darah yang mengalir di sekitar wajah dan leher nya berlari menerobos memasuki toko yang pintu nya sudah setengah tertutup "apa apaan ini?" tanya Mina yang masih terkejut dengan apa yang di lihat nya "nona ku mohon tutup pintu etalase mu sekarang matikan lampunya jangan bersuara buat seakan akan toko ini sudah tutup dan jangan membuka pintu bila ada yang mengetuk, kumohon lakukan dengan sangat cepat" pinta pria asing itu pada Mina dan ntah mengapa Mina memilih diam mengangguk dan melakukan semua yang di minta pria asing dengan benar benar cepat dan setelah mematikan lampu toko Mina membawa laki laki ini ke ruangan mas Andre jujur Mina juga tidak tau mengapa ia melakukan ini seakan akan ia tahu keadaan yang terjadi namun feeling nya mengatakan bahwa pria ini sedang dikejar oleh seseorang dan ia perlu tempat untuk bersembunyi dan tepat 10 detik setelah Mina dan pria itu memasuki ruangan Andre tiba tiba ada suara hentakan kaki yang begitu kasar seperti habis berlari berhenti di depan toko "Si***n kemana dia pergi hah?" teriak seorang pria di luar sana "coba lurus aja bos" jawab seorang lain nya "diem lu! dasar ga becus ngejaga dia doang gabisa sekarang kita balik ke markas kita harus bilang sama nona besar kalau Louis kabur" perintah nya lalu tak lama kemudia suara langkah itu pun perlahan menjauh dan akhir nya menghilang dan sekarang di sini lah mereka berdua saling diam dengan perasaan canggung. "trimakasih maaf merepot kan mu" Louis membuka pembicaraan "i-iya s-sama sama" jawab Mina terbata bata ntah mengapa Mina merasa aura pria di hadapan nya sangat dingin bahkan membuat nya merasa tidak ingin menatap nya, namun ia pun memberanikan diri untuk bangkit mencari kotak obat sekaligus menyalakan lampu namun saat akan menyalakan lampun pria itu melarang nya "jangan nona kita tidak tahu mereka masih memantau kita atau tidak lebih baik jangan nyalakan lampu nya dan gunakan saja senter handphone mu" pinta pria itu Mina pun melakukan nya tanpa ada penolakan lalu iya berjalan menuju lemari tempat penyimpanan P3K ia pun kembali ke tempat laki laki itu dan mulai membasuh darah yang keluar dari pelipisnya dengan kapas kering terlebih dahulu dan ntah apa yang terjadi Louis hanya diam sambil sesekali meringis ketika Mina menekan kulitnya yang terluka dan lebam "arghh hentikan" seru Louis sedikit keras membuat Mina ciut dan menghentikan kegiatan nya mengoleskan alkohol pada luka luka di badan lelaki itu lalu Mina menunduk "maaf" cicit nya kecil "ah bukan bukan begitu maaf kan aku, aku tidak berniat membentak mu" jawab Louis sedikit panik ketika melihat Mina yang sepertinya merasa takut karna perbuatan nya, namun Mina hanya diam dan mengangguk "huftt..." Louis menghela nafas lalu menarik tangan kecil Mina dan meletakan nya di dekat luka nya "kumohon lakukan lagi dengan lebih lembut ok?" pinta Louis lebih lembut, mendengar itu Mina memberanikan diri untuk menatap Louis "astaga apa ini" batin Mina ketika ia menatap wajah Louis "yaampun ia tampan sekali mengapa aku. atau menyadarinya" batin Mina dalam hati namai Mina tidak mau terlihat aneh ia pun segera melanjutkan pekerjaan nya membersihkan luka pria asing ini "manis yaampun manis sekali gadis ini mata bulat nya terlihat indah" batin Louis setelah melihat wajah Mina dari dekat dan ntah mengapa itu membuat Louis cukup b*******h.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

TERNODA

read
201.1K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
192.8K
bc

Kali kedua

read
221.0K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.8K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
21.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
33.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook