Zanna terlihat sedikit sebal saat melihat handphonenya yang menelpon Agra sama sekali tidak di angkat olehnya. "Huuh, kenapa Agra akhir-akhir ini selalu sibuk dan jarang menemuiku?" tanya Zanna bingung sendiri. Sungguh cantik saat ini tampilan dari wanita itu. Rambutnya yang lurus panjang di gerai indah bergelombang di bawah seperti baru di blow. Sangat sempurna kecantikannya apalagi saat rambunya tertimpa angin. Wanita cantik menawan berwajah angkuh itu terlihat kesal sekarang lantaran pujaan hatinya yang dari tadi tidak mengangkat telpon darinya. Tak berapa lama Pria berkepala pelontos yang tadi di perintahkan Agra untuk menyelesaikan surat persetujuan kontrak lewat di depannya. "Em misi Pak. Maaf apa kau tau Pak Agra tadi pergi ke mana?" tanya Zanna. "Oh, emm," Pria itupun berpiki

