Bagian Sepuluh

984 Kata

“Tolong jaga Karina kami.” Suara Yoga terdengar begitu tenang, dan membuat Ilham takjub dengan kewibawaannya. “Gadis yang kamu cintai, dia akan merasa seperti kehilangan sayap begitu keluar dari rumah ini. Dia juga sangat rapuh. Tugasmu adalah melindungi dan membahagiakannya.” Yoga mengambil cangkir tehnya yang masih terlihat mengepulkan asap, kemudian menyesap teh hangat itu satu seruput. Pagi ini, adalah hari pertama baginya menjadi seorang mertua. Dan hari terakhirnya untuk bisa bersama putri semata wayang, karena sore ini juga Ilham akan segera memboyong istrinya ke Jakarta. Setelah perdebatan panjang Karina dengan Nilam, mereka sepakat untuk meninggalkan Purwokerto, dan hanya akan kembali setelah mereka membuktikan diri. Itu adalah janji keduanya demi mendapatkan izin untuk meni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN