Kepala Theresa terasa begitu pusing sehingga dirinya memejamkan mata selama perjalanan. Untungnya saat ini Juan yang menyetir. Jika dirinya pulang sendiri mungkin dia tidak akan bisa menyetir karena keadaannya yang seperti ini. Juan yang melihat Theresa memejamkan mata pun memilih untuk tidak berkomentar. Ia diam saja sepanjang perjalanan karena tidak ingin menganggu Theresa. Jika saja ia tahu keadaan Theresa tidak sebaik ini, pasti ia akan mencegahnya untuk pergi ke kantor. Theresa membuka matanya kemudian menghela napas. Memejamkan mata dan berusaha untuk tidur di perjalanan seperti ini justru membuat dirinya semakin pusing saja. Ia memilih untuk menatap jalanan agar pusingnya berkurang. Keningnya mengernyit ketika ia melihat penjual di sepanjang jalanan yang ia lalui. "Juan, berhe

