"OMG, Gin!" Regina mengernyitkan kening melihat Theresa yang melompat-lompat kegirangan. Selama mengenal Theresa ia belum pernah melihat Theresa yang begitu bersemangat seperti ini. Bahkan saat menerima bonus proyek pun, Theresa tidak bersikap begini. Sehingga Regina pun terheran-heran melihatnya. "Kenapa sih, Ther? Kayak kesurupan deh." Regina kemudian memilih untuk duduk di sofanya. Tadi Theresa meminta Regina untuk datang ke apartemennya. Lalu setelah ia bertamu disini, Theresa mulai menampilkan tingkah aneh. "Gin, please! Ini gue lagi seneng." Regina menyilangkan kedua tangannya di depan d**a kemudian menyenderkan tubuhnya di sofa. Menghela napas karena ia disini tidak mengetahui apapun yang dapat membuatnya paham alasan Theresa berkelakuan abstrak seperti ini. "Iya senengnya ken

