“Huekkk..” Theresa segera menutup mulut dan pergi ke kamar mandi ketika rasa mual itu kembali menyerangnya. Sungguh rasanya sangat tidak menyenangkan. Ia mengalami pusing dan mual yang sangat mengganggu. Sepertinya ini akibat ia yang sering begadang akhir-akhir ini karena mengejar target desain rumah yang diminta Juan. Ia begadang terlalu keras sehingga sepertinya sakit. Setelah tidak memuntahkan apapun, ia menegakkan tubuh kemuidan menatap pantulan wajahnya di cermin. Ia akan izin dari rapat kantor kali ini. Regina kebetulan sedang libur jadi sepertinya Theresa akan meminta tolong kepada gadis itu agar mengantarnya ke dokter. Ia kini melangkah menuju nakasnya untuk mengambil ponsel. Sekarang masih pukul enam pagi dan sepertinya menelpon Pak Bram sudah dapat dapat dilakukan. Pasti kepal

