Chapter 14

1012 Kata

“Mau jalan sekarang?” tawar Adit setelah mereka selesai makan. “Masih sore gini?” tanya Theresa. Ia tiba-tiba merasa berjalan-jalan di sore hari seperti ini rasanya bukan ide yang bagus. Ia merasa kehilangan minat. Duduk-duduk santai di sore hari begini rasanya lebih menyenangkan. Adit mengangguk peralahan pertanda ragu. “Nontonnya malem aja gimana? Midnight?” Adit nampak berpikir sejenak. “Terus sekarang ngapain?” tanya Adit kemudian. Mereka telah merencakan bahwa setelah makan siang selesai, keduanya akan berjalan-jalan kemudian nonton. Lalu jika agenda tersebut ditunda menjadi malam, sekarang mereka akan melakukan apa? Ah rasanya sungguh membingungkan. Padahal tadinya begitu banyak hal yang ingin Theresa lakukan ketika bertemu Adit. Lalu tiba-tiba rasanya semua menghilang. Ia jad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN