19.Musim Gugur

1692 Kata

**** Musim gugur. Hmm... Angin bertiup sangat kencang, menggugurkan dedaunan kering yang telah mati. Lee Choh Yun menatap langit, tangannya menengadah. Sesekali dedaunan itu jatuh ketelapak tangannya sebelum benar benar jatuh menyentuh bumi. Ada pertanyaan di dalam batinnya, bisakah ia melewatinya tanpa Jang Na Rie? Lee menggeleng pelan, kembali merundukkan pandangnya ke bawah. Ia melihat air di kolam, ikannya nampak enggan berenang. Semuanya terlihat mati tanpa adanya sentuhan cinta. Mungkin ikan ikan itu tahu jika wanita yang sering memberinya makan sekarang sedang sakit, membuatnya enggan menampakkan diri dipermukaan. Lee Choh Yun menarik nafas berat, hatinya terus mengumandangkan niat bahwa kelak jika terjadi apa apa dengan sang Istri orang pertama yang akan ia datangi ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN